Penutupan Workshop KBC MTsN 1 Kota Sawahlunto
WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS CINTA (HEART-CENTERED PEDAGOGY) MTsN 1 KOTA SAWAHLUNTO RESMI DITUTUP
Bukittinggi, 10 Juni 2026 – Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (Heart-Centered Pedagogy) MTsN 1 Kota Sawahlunto memasuki hari kedua sekaligus penutupan kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Malindo Bukittinggi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 1 Kota Sawahlunto dengan penuh antusias sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah yang berorientasi pada penguatan karakter dan pembelajaran yang humanis.
Pada sesi kedua, peserta mendapatkan materi dari Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Bapak Dr. H. Tan Gusli, S.Fil.I., M.AP., M.A. dengan tema “Penguatan Karakter dan Motivasi Guru Kurikulum Berbasis Cinta dalam Implementasi di Madrasah.” Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang mampu menghadirkan kasih sayang, keteladanan, empati, dan perhatian dalam setiap proses pembelajaran. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, Madrasah diharapkan menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi Peserta Didik untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh GTK agar senantiasa meningkatkan kompetensi, menjaga semangat pengabdian, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif demi terwujudnya Madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Penguatan karakter guru menjadi kunci utama dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada Peserta Didik sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara menyeluruh.
Kegiatan workshop ini didampingi langsung oleh Kepala MTsN 1 Kota Sawahlunto, Yuhendri Candra, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber serta peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Beliau berharap hasil workshop dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran dan budaya madrasah sehari-hari.
Dengan berakhirnya kegiatan workshop ini, seluruh GTK MTsN 1 Kota Sawahlunto diharapkan semakin siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal, sehingga mampu mewujudkan Madrasah yang maju, bermutu, dan penuh kasih dalam mendidik generasi bangsa.
Humas MTsN 1 Kota Sawahlunto
Rabu, 10 Juni 2026
